Blog ini dibuat untuk belajar. Karena setalah membaca atau melakuakn sesuatu jika tidak di tulis saya seringkali lupa. Lalu kenapa di blog? barangkali ada yang butuh infonya bisa dipake juga.
Terima kasih - Uzlif
Sehabis mendengar podcast dari asumsi yang mengundang mas Ainun Najib dari @kawalcovid19 saya kembali cemas. Diperkirakan wabah ini akan berlangsung paling lambat sampai satu tahun kedepan. Lalu apa yang dapat saya lakukan? Terutama untuk persiapan kemungkinan terburuk. Bertahan hidup. Ya mungkin saya memang mudah untuk sepanik itu, tapi mempersiapkan diri juga menjadi cara saya untuk menghilangkan kepanikan itu. Maka saya mulai mencari kehiatan untuk menghilanhkan pikiran pikiran negatif tersebut. Saya akhirnya memilih kembali bercocok tanam.lalu saya mengumpulkan berbagai informasi tanaman yang cocok untuk berkebun. Saya mengumpulkan beberapa sayuran yang mudah perawatannya, kecil ukurannya dan dapat digunakan dalam berbagai masakan. Diantaranya adalah: Bumbu 1. Segala jenis cabai 2. Jahe 3. Tomat Daun 1. Daun bawang 2. Bayam 3. Terong 4. Tomat. Diatas merupakan tanaman tanaman yang mudah ditanam di rumah untuk berkebun. Tidak hanya baik untuk kita, mencoba berbagai macam ...
Setahun terakhir, saya lebih sering bermain Twitter daripada sosial media lain. Ini alasannya. Yang pertama, Twitter basisnya adalah tulisan. Menjadikan Twitter lebih cenderung tidak digunakan untuk pamer, sehingga baik untuk kesehatan mental. Jujur aja aku emang insecure ngeiat postingan postingan orang orang di Instagram 😅. Yang kedua. Buat saya yang memang suka diskusi. Diskursus yang terjadi di Twitter lebih adil. Ini karena formatnya yang saya pikir lebih demokratis. Jika di Facebook atau Instagram sebuah komentar di sebuah lapak akan mudah di atur oleh si pemilik lapak, memungkinkan pemilik postingan menghapus atau menutup kolom komentar di postingannya. Yang ketiga Twitter lebih memunculkan orang orang apa adanya. Saya punya teman yang dipanggil si bego ketika kuliah. Di Twitter, dia berdebat dengan epidemiolog dengan argumen yang solid. Sesuatu yang sepertinya sulit terjadi di dunia nyata. Okay, itu alasan aku sekarang lebih sering main di Twitter. Aku pikir ini tergantung pre...
Mari kita mulai dari pengertian republik, republik berasal dari kata res public, yang artinya "Urusan awam" maksudnya adalah kekuasaan yang berada di tangan masyarakat. Masyarakat yang awam Masyarakat yang seperti yang kita ketahui memiliki suara yang hak suara yang setara. Masyarakat yang awam ini cenderung memiliki sifat konformis, mengikuti para imam imamnya, pendeta pendetanya. Namun pemilu, dan berbagai produk kebijakan pemerintah adalah hasil dari diskursus yang terjadi dimasyarakat. Yang meresahkan adalah, saat ini kekuatan kapital dan rezim penguasa yang makin sering memanipulasi diskusi di ruang ruang publik melalui para pendeta dan imam imam di sosial media. Terbaru adalah terbongkarnya rencana kucuran dana sebesar 72milyar untuk meredam kepanikan masyarakat akan virus corona. Namun apakah kita harus diam saja? Saya percaya bahwa demokrasi yang baik adalah demokrasi yang berisik. Perlu makin banyak orang baik yang bersuara, berdiskusi melawan para ...
Comments
Post a Comment